skip to Main Content
Software ERP Untuk Solusi Bisnis Di Masa Depan

Software ERP untuk Solusi Bisnis di Masa Depan

Header pic credit: vectorstock.com

Jika Anda merasa kinerja perusahaan Anda saat ini terlalu lambat untuk bisa bersaing dengan perusahaan lain, mungkin sudah saatnya Anda mengandalkan bantuan software aplikasi. Semakin besar perusahaan, tentu semakin banyak pekerjaan yang terasa lebih berat jika hanya dikerjakan secara manual saja, dan dengan banyaknya perusahaan penyedia jasa pembuatan aplikasi di Indonesia saat ini, implementasi software untuk meningkatkan kinerja perusahaan bisa menjadi opsi solusi terbaik.

ERP atau Enterprise Resource Planning adalah suatu sistem yang mengelola bisnis secara terintegrasi melalui software dan teknologi. Dalam praktiknya, software ERP dapat membantu suatu perusahaan menjalankan berbagai fungsi operasional bisnis seperti akuntansi, CRM atau Customer Relationship Management, HRD, hingga sales dan marketing.

Sistem ERP bekerja meningkatkan efisiensi perusahaan dengan mempercepat proses pengerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual, dan memangkas jalur pertukaran informasi menjadi lebih efektif dan akurat.

Sekarang ini, di Indonesia, software ERP tidak hanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar (enterprise) saja, tapi juga mulai diminati oleh bisnis-bisnis UKM (Usaha Kecil dan Menengah).

Sejarah Perkembangan Software ERP

Istilah ERP pertama kali dipopulerkan oleh Gartner Grup di tahun 1990. Meskipun begitu, sejarahnya dapat ditarik jauh ke tahun 1960an saat MRP (Material Requirement Planning) diciptakan. MRP, yang berfungsi mengelola dan mengontrol inventori di bisnis manufaktur menjadi cikal bakal sistem yang nantinya berkembang menjadi sistem ERP. Pada tahun 1980an, MRP berkembang menjadi MRP-II, atau Manufacturing Resource Planning, yang mencakup lebih banyak proses manufaktur dibanding versi sebelumnya.

Ekspansi sistem ini yang merambah fungsi lain di luar kontrol inventori dan proses operasional lah yang kemudian mentransformasi MRP menjadi ERP. Tidak hanya menangani fungsi back-office seperti akunting dan HR seperti di awal kemunculannya saja, sistem ERP yang kita kenal sekarang ini bahkan sudah merambah ke business-intelligence dan fungsi front-office seperti SFA (sales force automation), marketing automation, dan e-commerce.

Benarkah ERP Hanya Untuk Bisnis Besar (Enterprise) Saja?

Melihat nama Enterprise Resource Planning, banyak orang akan berpikir bahwa sistem ini hanya untuk perusahaan besar saja. Anggapan itu tak sepenuhnya salah. Awalnya, sistem ini memang diperuntukkan bagi perusahaan besar untuk mengakomodir rumitnya proses operasional dan banyaknya pegawai. Seiring berjalannya waktu, sistem ini juga mulai banyak diadaptasi oleh UKM (Usaha Kecil dan Menengah). Perkembangan software ERP yang menyediakan solusi berbasis Cloud—SaaS atau Software as a Service—membuat sistem ini lebih terjangkau, dan lebih mudah dikelola dan diterapkan oleh bisnis dengan skala yang lebih kecil.

Meskipun demikian, karena fungsinya yang memungkinkan pelaporan secara real-time dan fitur BI atau Business Intelligence, kini banyak perusahaan besar ikut beralih mengadopsi software ERP berbasis Cloud.

SaaS ERP atau Cloud ERP untuk Bisnis Kecil dan Start-Up

Ada banyak alasan mengapa SaaS ERP atau Cloud ERP lebih populer di kalangan bisnis kecil dan start up. Selain karena harga yang terjangkau, dan sistem yang lebih sederhana sehingga mudah untuk diimplementasi, beberapa karakteristik SaaS ERP mungkin tidak begitu cocok untuk bisnis dengan proses yang lebih rumit.

SaaS atau Software as a Service ERP membebaskan klien dari keharusan menyediakan server sendiri. Software dipasang di server milik vendor, sehingga mengurangi biaya pengadaan software, hardware, dan support yang dibutuhkan selama pemasangan sistem di perusahaan. Proses pemasangan juga relatif lebih cepat, dan upgrade dilakukan secara berkala oleh penyedia. Sistem yang dapat diakses secara online (daring) memungkinkan software diakses secara mobile dari mana saja selama device terhubung dengan internet.

Kekurangannya, meskipun biaya pemasangan awalnya bisa sangat rendah jika dibanding ERP konvensional atau On-Premise, perusahaan harus membayar biaya tahunan yang mungkin akan lebih mahal jika diakumulasi. Kesederhanaan yang ditawarkan versi ERP ini juga membatasi perusahaan dalam hal fleksibilitas untuk mengkustomisasi dan mengontrol software sesuai kebutuhan perusahaan.

software erp

Pic Credit: cybertrol.com

Fungsi-Fungsi Utama dalam Software ERP

Kekuatan dari sistem ERP ada pada modul-modul penyusunnya. Modul-modul yang bekerja menjalankan berbagai fungsi yang berbeda, memungkinkan banyak fungsi perusahaan dikerjakan secara bersamaan, dirangkum oleh suatu sistem yang terintegrasi. Meskipun lain penyedia menawarkan variasi modul yang berbeda pula, tapi modul-modul tersebut dapat dirangkum ke dalam beberapa fungsi utama, antara lain:

Human Resources

Mengelola informasi pegawai. Melacak data pegawai seperti review kinerja, delegasi tugas, deskripsi pekerjaan, waktu kerja dan kehadiran. Modul ini juga memiliki fitur Sistem Payroll yang membantu perusahaan mengelola gaji, tunjangan, dan laporan pengeluaran pegawai.

Inventory

Melacak ketersediaan stok barang. Barang-barang dapat didata menggunakan serial number sehingga nantinya dapat dilacak secara spesifik, baik jumlah maupun tempat penyimpanannya. Modul ini juga memiliki fungsi inventory control, laporan penggunaan barang, dll.

Sales & Marketing

Mengelola proses penjualan seperti sales queries and enquiry analysis and handling, sales order, sales invoice, pajak penjualan, pengiriman, dll.

Purchase

Mengelola pembelian yang dilakukan perusahaan. Modul ini memiliki fungsi seperti merekam data vendor atau supplier, menghubungkan dengan vendor atau supplier, pengiriman penawaran untuk vendor, pendataan penawaran, menyiapkan purchase order, melacak produk terjual, update stok, dll.

Finance & Accounting

Mengelola semua pemasukan, pengeluaran, dan transaksi yang terjadi di perusahaan, budgeting, bank statement, bukti pembayaran, pajak, dll.

Customer Relationship Management (CRM)

Meningkatkan penjualan melalui relationship yang baik dengan customer. Modul CRM membantu perusahaan mengelola dan melacak informasi mengenai customer seperti riwayat komunikasi, telepon, meeting, detail pembelian yang dilakukan customer, dll.

Engineering/Production

Modul ini mengelola fungsi produksi seperti production planning, jadwal penggunaan mesin, alokasi bahan mentah, melacak kemajuan produksi harian, prediksi hasil produksi, laporan kemajuan produksi, dll.

Supply Chain Management (SCM)

Modul SCM mengelola alur barang dari manufaktur ke pembeli dan sebaliknya. Mendata stockist, distributor, retailer, dll. Permintaan dan pengembalian barang, melacak pengiriman dan transportasi barang, dll.

Artikel terkait: Modul-Modul ERP Utama untuk Mengoptimalkan Bisnis.

Waktu Yang Tepat Untuk Membeli Software ERP

Kapan waktu yang tepat untuk membeli software ERP? Anda mungkin bertanya-tanya, apakah perusahaan saya benar-benar membutuhkannya? Dengan harga yang tidak murah dan proses implementasi yang tidak sebentar, peralihan ke software ERP perlu dipertimbangkan matang-matang.

Ada beberapa faktor yang harus dikaji pemilik bisnis sebelum membeli software ERP, di antaranya kendala di perusahaan (“Apa operasional bisnis saya sudah bisa di-handle dengan baik secara manual?”), budget perusahaan, serta kesiapan elemen-elemen di perusahaan dalam menerima suatu sistem yang benar-benar baru.

Jika Anda belum benar-benar yakin, mungkin Anda bisa mulai dengan menanyakan hal-hal di bawah ini pada diri Anda:

Apa efisiensi perusahaan bisa ditingkatkan? Bagaimana caranya?

Apa profit bisa ditambah? Bagaimana caranya?

Sudahkah pelanggan senang dengan service perusahaan? Adakah cara untuk meningkatkan kepuasan pelanggan?

Apakah perusahaan membutuhkan lebih banyak pegawai?

Melalui pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda sebagai pemilik bisnis bisa mencari tahu apa bisnis Anda benar-benar membutuhkan software ERP, sekaligus menganalisis modul-modul ERP apa saja yang cocok untuk kebutuhan dan budget perusahaan Anda. Serta waktu yang tepat untuk mengimplementasi sistem ERP ke perusahaan Anda.

Selain itu, Anda juga harus mulai mencari vendor penyedia jasa pembuatan aplikasi yang berpengalaman dalam mengembangkan sistem ERP. Mulailah dengan berkonsultasi pada vendor; mengenai kebutuhan perusahaan Anda dan support apa saja yang bisa vendor berikan untuk solusinya.

Contact us:

Telp : (+62 22) 6614726

Email : info@bts.id

error: Content is protected !!
Back To Top