skip to Main Content
Modul-Modul ERP Utama Untuk Mengoptimalkan Bisnis

Modul-Modul ERP Utama untuk Mengoptimalkan Bisnis

Header pic credit CleanPNG.com.

Anda sudah berkenalan dengan sistem ERP. Anda juga sudah mengetahui manfaat software ERP untuk bisnis Anda, dan mengapa Anda sebaiknya menerapkan sistem ini di perusahaan Anda. Sekarang, hal selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah modul-modul penting dalam sistem ERP.

Beberapa provider penyedia software ERP seperti Odoo, Dolibarr, maupun ERPNext memang menawarkan modul yang tidak persis sama, namun secara umum, fungsi-fungsi dasar yang dibutuhkan berbagai jenis perusahaan dapat dirangkum ke dalam beberapa modul utama yang disediakan oleh nyaris setiap provider.

Artikel terkait: Mengenal Odoo, Provider Software Aplikasi ERP di Indonesia.

Melalui artikel ini, Anda bisa mempelajari lebih dalam lagi modul-modul utama dari sistem ERP sebelum memutuskan mana yang dibutuhkan perusahaan Anda.


Photo by Sean Foster on Unsplash

1. Warehouse/Inventory Management

Modul inventori atau gudang pada dasarnya adalah modul untuk mengelola stok barang. Modul ini sangat penting terutama jika Anda memiliki beberapa warehouse di tempat yang berbeda. Sebagai pemilik bisnis, Anda pasti harus selalu mengetahui ketersediaan barang yang Anda miliki. Selain membutuhkannya untuk melakukan proses jual-beli dengan pelanggan, Anda juga bisa menggunakannya sebagai dasar untuk melakukan prakiraan produksi atau pembelian barang selanjutnya.

Modul ini dapat melacak ketersediaan dan lokasi barang secara spesifik. Setiap barang dapat diinput menggunakan serial number yang dapat menunjukkan status barang secara real-time. Tidak hanya saat barang tersedia atau tidak tersedia, tapi juga saat barang berpindah, masuk, atau keluar.

Modul ini juga dapat diintegrasi dengan modul Sales, Purchasing, dan Accounting untuk update perubahan stok yang disebabkan oleh penjualan dan pembelian secara otomatis.

2. Human Resouce Management

Manusia adalah aspek penting yang menggerakkan perusahaan. Modul HR dalam software ERP mengelola setiap data sumber daya manusia dari mulai proses rekrutmen hingga pegawai dari semua divisi di perusahaan. Modul ini mengelola data pegawai seperti data pribadi, deskripsi pekerjaan, kehadiran, cuti, jam masuk dan keluar, delegasi tugas, skill matrix, dan review kinerja.

Salah satu fitur penting dari modul ini adalah fitur Payroll yang membantu perusahaan mengelola gaji, tunjangan, dan laporan pengeluaran pegawai.

modul modul erp

Photo by RawPixel on Unsplash

3. CRM (Customer Relationship Management)

Modul CRM atau Customer Relationship Management) menganalisis interaksi antara perusahaan dan pelanggan dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan melalui hubungan yang lebih baik dengan pelanggan.

Modul ini membantu perusahaan mengelola data-data pelanggan seperti  daftar pelanggan beserta detail kontak mereka, jejak interaksi, segmentasi pelanggan, detail perilaku pelanggan, komplain, pembelian, dan data lain yang berkaitan erat dengan marketing dan penjualan sehingga nantinya, data-data ini bisa Anda analisis dan jadikan dasar untuk rencana penjualan di masa depan.

4. Finance & Accounting Management

Modul finance dianggap modul paling penting dalam sistem ERP. Alasannya, semua divisi dalam suatu perusahaan pasti menggunakan biaya operasional, dan semua biaya itu dikelola oleh modul keuangan. Modul ini mengelola semua transaksi yang dilakukan perusahaan seperti pemasukan, pengeluaran, budgeting, bank statement, bukti pembayaran, pajak, dan lainnya.

Modul ini dapat diintegrasi dengan modul lain seperti modul inventori dan sales.

modul modul erp
Photo by Toby Stodart on Unsplash

5. SCM (Supply Chain Management)

Jika ada satu proses di perusahaan yang paling membutuhkan sistem ERP, jawabannya adalah supply chain. Proses rumit mendistribusikan produk dari supplier ke customer yang melibatkan banyak seperti supplier, manufacturer, stockist, distributor, retailer, dll dapat dipantau secara real-time melalui software ERP.

Fitur update secara real-time ini menjadi fitur penting untuk memastikan rantai pasokan berjalan dengan lancar. Fitur ini memungkinkan pemilik bisnis atau manajer terkait memantau setiap tahapan distribusi dan melakukan pengaturan secara langsung. Informasi yang disimpan dalam modul ini juga bisa digunakan untuk menganalisis dan memperkirakan permintaan barang, yang nantinya bisa dijadikan dasar untuk membuat rencana produksi.

Modul SCM dapat membantu perusahaan dengan membuat operasional bisnis dan distribusi produk menjadi otomatis, mempercepat proses kargo dan pengiriman, dan memprediksi permintaan di masa depan menggunakan hasil analisis yang terencana.

6. Sales & Marketing Automation

Sales atau penjualan adalah proses terakhir yang menentukan apakah proses manufaktur yang telah dilakukan berbuah profit atau tidak. Modul ini bisa membantu Anda menganalisis penjualan dan merancang serta mengimplementasikan strategi marketing yang tepat dan menghasilkan profit yang maksimal.

Modul ini mengelola hal-hal seperti detail pemesanan, status pemesanan, manajemen invoice, status pembayaran, pengiriman, dll. Modul penjualan dan marketing ini bisa diintegrasi dengan modul lain seperti modul CRM (Customer Relationship Management) dan akunting.

7. Purchasing Management

Modul purchasing mengelola segala pembelian barang dan bahan baku yang dibutuhkan perusahaan. Data dan laporan seperti daftar supplier dan vendor, pengiriman pesanan pada vendor, rekaman dan analisis penawaran, purchase order, dan dokumen lainnya dapat dikelola dengan mudah oleh modul ini. Integrasi dengan modul inventori, produksi, dan akunting dapat membantu perusahaan melakukan pembelian yang lebih terencana dan tepat jumlah.

Photo by Elevate on Unsplash

8. Engineering/Production Management

Modul dasar terakhir yang harus Anda ketauhui adalah modul produksi. Seperti namanya, modul ini membantu bisnis manufaktur mengelola proses produksi yang rumit. Dengan modul ini, fungsi-fungsi seperti perencanaan produksi, pengaturan jadwal penggunaan mesin, penggunaan bahan mentah, serta melacak, memprediksi, dan membuat laporan produksi.

Modul ini dapat diintegrasi dengan modul purchasing yang mengelola pembelian bahan baku.

Selain modul-modul di atas, masih banyak modul ERP lain yang bisa Anda manfaatkan untuk bisnis. Misalnya saja, Odoo juga menawarkan modul-modul seperti E-Commerce, Website Builder, dan Project Management.

Dengan BTS.id (Bridge Technology Services), Anda dapat berkonsultasi mengenai sistem ERP terbaik yang dikustomisasi khusus untuk kebutuhan perusahaan Anda.

Contact us:
Telp : (+62 22) 6614726
Email : info@bts.id

Modul Modul Dalam Erp, Modul Modul Erp, Modul Modul Pada Erp, Modul Modul Standar Erp

error: Content is protected !!
Back To Top